Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap

Bloggues.com, Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap. Artikel ini saya buat karena saat ini sedang ramai - ramainya pemerintah mengimpor garam sebanyak 75.000 ton dari negara Australia. Jika Anda mau ternyata buat garam itu sangat mudah. Berikut penjelasan lengkapnya.

Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap

Padahal cara membuat garam itu tidaklah sesulit yang Anda bayangkan, jadi saya tergerak untuk membuat artikel ini setelah saya browsing di internet mengumpulkan berbagai artikel tentang Cara Membuat Garam lengkap dan terbaru tentunya.

Baiklah langsung saja ke pokok permasalahan nya yaitu panduan Cara Membuat Garam Terlengkap.

Cara Mmembuat Garam Ala Petani Langsung dari Air Laut.

Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap
Petani Garam

Sumber artikel : Oleh: TGH Hasanain Juaini 

GARAM YANG MAHAL ATAU KITA YANG BODOH?

-------
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
==========
[ INDONESIA SAMPAI MENGIMPOR GARAM BAGI SAYA ADALAH KEBODOHAN YANG NYATA. Atau kemalasan yang keterlaluan...!!! ]
==========
Di Afrika orang menggali garam dari bawah padang pasir karena dulunya daerah itu bekas lautan yang menyembul lalu dangkal dan mengering. Tersisasalah endapan garam berlapis-lapis, bermeter-meter di bawah pasir.
Di Eropa, garam justru dipanen dari bebukitan karena dulunya bukit itu pernah menjadi dasar lautan. Asia sebagai daratan baru tidak memiliki tempat semacam itu tetapi kita bisa mengambil pelajaran dengan membuat garam dari proses pengeringan air laut. Ya ya sesederhana itu-lah.
Tidak lain menurut saya, bahwa yang membuat kita blingsatan dengan harga garam adalah karena kita "tidak tahu" sebenarnya membuat garam itu begitu mudahnya. Karena mudah itulah sehingga harga Rp. 65,000.- / kg itu terasa sangat mahal, padahal sekilo itu tidak habis untuk keperluan rumahan selama 4 bulan.
Jadi, harga garam menjadi problem kalau kita berbisnis garam atau menekuni bisnis yang memerlukan bahan baku garam yang banyak, segera dan kontinu. Kalau sekedar untuk dipakai seharian ya tinggal ambil air laut satu atau dua galon dengan sepeda motor lalu letakkan di sebuak nampan atau baki terbuka dan biarkan airnya menguap sendiri. Dalam 4 atau lia hari tinggal panen saja garamnya.
Kalau kurang sabar, bisa juga dimasukkan dikuali dan masak sampai airnya habis, maka yang tertinggal adalah garam. Hati-hati jangan sampai gosong ya?
Kalau anak-anak muda mau kreatif, bisa memesan air laut dengan truk tangki lalu keringkan saja di halaman rumah atau dimasak jika ada bahan bakar murah. Bapak ibu guru seharusnya mengajarkan anak-anak kita membuat garam agar mereka kreatif dan melihat air laut itu sekedar debur ombaknya tetapi sebagai garam berbentuk cair yang setiap saat bisa DI ....? UANGKAN.
Saya tidak menganjurkan semua orang melakukan hal ini, nanti para petani garam bisa kehilangan kesempatan kerja. itung-itung kita kasi kejutan harga-bagus untuk mereka, sekali-sekali bagus juga saya kira.
TETAPI UNTUK SAMPAI MENGIMPOR GARAM BAGI SAYA ADALAH KEBODOHAN YANG NYATA. Atau kemalasan yang keterlaluan. Merdeka...!
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Cara Membuat Garam Dapur Beryodium

Cara membuat garam beryodium
Garam Yodium

Sumber : Jangkar Groups
 
Kali ini kita akan membahas mengenai bisnis pembuatan garam meja atau sering disebut dengan garam dapur beryodium yang di pergunakan untuk mengolah masakan dari garam krosok

Yang kita bahas kali ini adalah home industri bukan pabrik pembuatan garam yang bersekala menengah ataupun pabrik garam skala industri. Dengan peralatan sederhana dan mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga untuk mengolah dan membungkus garam sehingga bisa di pasarkan.

Langkah awal pembuatan garam dapur beryodium ini adalah:

1. Mencuci garam krosok (garam yang di beli dari petani garam yang masih berbetuk kasar)
Pencucian ini dilakukan dengan membuat bak-bak penampung yang terbuat dari tembok semen yang berisi larutan pencuci BRINE. Garam di pindah dari bak pertama sampai bak ke enam sehingga bersih.

2. Setelah di cuci, garam di tiriskan / diangin-anginkan di keringkan dengan cara di oven atau di sangrai sehingga kadar airnya menjadi 5 %

3. Garam krosok yang sudah kering kemudian di giling dan di kasih zat iodisasi (yodium) dengan formula :

a. Garam       : 25 Ton     : 20 Ton
b. KIO3        : 1 Kg        : 1 Kg
c. Air Pelarut : 25 liter      : 20 Liter
agar menghasilkan garam beryodium dengan kualitas 40 – 50 PPM
4. Untuk garam dapur, maka garam yang sudah di iodisasi langsung di timbang sesuai isi dalam kemasan yang tertera di label bungkusan garam. Apabila ingin di buat garam briket / kotak maka dibuat cetakan dan garam di press sehingga bisa berbentuk kotak setelah itu garam dapur / garam kotak di bungkus dalam plastik kemasan dan di laminasi sehingga tidak terjadi kebocoran di dalam kemasan.

PROSES CARA PEMBUATAN GARAM BERIODIUM


proses pembuatan garam yodium
Proses pembuatan garam yodium

Sumber :  BPPP Tegal


Bahan Baku

a. Garam
Garam yang di gunakan sebagai bahan baku adalah garam yang putih, bersih dan kering dengan kadar air maksimal 5 %. Apabila  kedua hal tersebut diatas tidak terdapat dalam dalam garam yang akan di gunakan sebagai bahan baku, maka harus dilakukan pencucian terlebih dahulu sampai putih dan bersih dan kering.
Bahan baku garam harus memenuhi persyaratan sebagai berikut
  1. Kemurnian minimal 94,7%
  2. Ukuran partikel/butir berkisar antara 1-1,5 mm.
  3. Kadar air tidak lebih dari 5%
  4. Mempunyai sifat curai.
  5. Mempunyai Bulk Density (berat jenis) kira-kira sama dengan air.
Kalium  Iodat ( Kio3)
Persyaratan umum Kalium Iodat yang digunakan yakni:
  • Untuk bahan pangan (food grade)
  • Kadar KIO3 minimal 99%
  • Kehalusan 100 mesh
  • Tidak mengandung logam berat berbahaya seperti Pb, Hg, Zn, Cu, As
Penyiapan larutan iodat yang diperlukan untuk Iodisasi dihitung dengan standar kadar iodium 50 ppm, artinya 50 iodium per kilogram garam. Perbandingan jumlah air untuk melarutkan kalium iodat dan jumlah garam yang harus dicampurkan sangat tidak seimbang. Masalah pencampuran kalium iodat, air dan garam hingga homogen dalam mesin iodisasi merupakan hal yang sangat penting.
Air
Air yang digunakan sebagai pelarut harus memenuhi syarat sebagai air minum.
Tabel Perbandingan Garam KIO3 dan Air untuk Mendapatkan Garam yang Memenuhi Syarat 50 ppm

Garam (kg)
KIO3 (gr)
Air (Liter)
50
2,5
0,05
100
5
0,10
200
10
0,20
300
15
0,30
400
20
0,40
500
25
0,50
600
30
0,60
700
35
0,70
800
40
0,80
900
45
0,90
1000
50
1
2000
100
2
3000
150
3
4000
200
4
5000
250
5
6000
300
6
7000
350
7
8000
400
8
9000
450
9
10.000
500
10
20.000
1000
20
30.000
1500
30
40.000
2000
40
50.000
2500
50

Teknologi  Proses Produksi Garam  Beryodium

Teknologi pengolahan garam beryodium dilakukan melalui  proses-proses sebagai berikut :
  • proses pencucian
  • proses penirisan / pengeringan
  • lodisasi
  • pengemasan dan pelabelan

Proses pencucian garam

  • Pencucian garam dimaksudkan untuk membersihkan garam dari kotoran yang terkandung dalam garam berupa pasir, lumpur dan untuk mengurangi kandungan kalsium (Ca ) Sulfat ( SO4 ) dan senyawa tak larut lainnya.

  • Sebagai larutan pencuci digunakan larutan garam jenuh atau Brine dengan kepekatan antara 20-25 Be dengan kandungan magnesium ( Mg ) mak 10 PPM. Perbandingan larutan pencuci terhadap garam minimal 1:6.

  • Larutan garam dapat dibuat  pada bak – bak dari tembok semen yang saling berhubung sehingga larutan dapat mengalir dari bak awal ke bak akhir secara limpahan (over flow )
  • Sebelum di lakukan pencucian, gumpalan garam di pecah terlebih dahulu dengan crusher sambil dialiri larutan pencuci, selanjutnya melalui selokan talang masuk kedalam bak – bak pencucian.

  • Larutan pencucian dari bak penampung dapat di daur ulang untuk mencuci kristal garam yang telah digiling. Sedangkan larutanpencucian yang sudah pekat ( melebihi 25 Be ) perlu digulirkan dengan air tawar atau air laut.

  • Proses pencucian dilakukan dengan memasukan kristalisasi garam kedalam bak-bak penampung ( tembok semen yang berisi larutan pencuci BRINE ) lalu secara mekanis garam dipindahkan dari bak pertama sampai kebak terakhir.

  • Untuk memperoleh hasil yang baik dilakukan pencucian secara bertingkat sebanyak 5-6 kali ( dapat di gunakan 5-6 bak – bak tembok semen yang ukurannya bervariasi tergantung pada kapasitas produksi garam ).

  • Pencucian garam dapat dilakukan pula dengan menggunakan peralatan mekanis seperti STATIC DRAINER, SCREW CONVEYOR atau MIXING CHAMBER. 

Proses Pengeringan Garam

pengeringan garam dilakukan dengan maksud agar Lindi garam yang masih tercampur dengan air agar tuntas, dengan cara ditiriskan dan air yangmasih ada dapat hilang, sehingga kualitas garam menjadi lebih tinggi. Pengeringan dapat dilakukan dengan jalan membuat gunung-gunungan garam dan dibiarkan sampai beberapa hari, baru kemudian disimpan dalam gudang penyimpanan sebelum  dilakukan proses iodisasi.

Proses Penirisan

  • Dengan menggunakanalat Centritue untuk mengurangi kandungan air, sehingga mempersingkat waktu pengeringan.
  • Menimbungaram di tempat terbuka dengan lahan yang tidak kedap / menahan air selama kurang lebih 4 hari.
  • Untuk mendapatkan kadar air 5%, dilakukan pengeringan lanjutan, sepertidalamtungku putar atau Oven.

Kemasan dan label

Syarat-Syarat Kemasan:
Garam konsumsi yang diproduksi untuk diperdagangkan harus dikemas dalam wadah yang tertutup rapat, kedap air atau plastik yang memiliki ketebalan 0,45-0,6 mm, dengan warna transparan.
Syarat-syarat label:
Pada wadah/kemasan garam beriodium harus tertera keterangan-keterangan yang jelas/terang yang dicetak sebagai berikut:
  • Nama Perusahaan
  • Kandungan Kalium Iodat 30-80 ppm
  • Berat isi setiap kemasan dalam satuan gram atau kg.
  • Tanggal pembuatan/produksi (Kode Produksi)
  • Nomor pendaftaran dari Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan Kementerian Kesehatan.
  • Alamat Perusahaan
Standar berat isi kemasan (netto) garam konsumsi beriodium yang diijinkan untuk beredar pada tingkat pasar adalah:
  • Isi bersih 5 kg           (5.000 gram)
  • Isi bersih 4 kg           (4.000 gram)
  • Isi bersih 3 kg           (3.000 gram)
  • Isi bersih 2 kg           (2.000 gram)
  • Isi bersih 1 kg           (1.000 gram)
  • Isi bersih 0,5 kg        (500 gram)
  • Isi bersih 0,25 kg      (250 gram)
  • Isi bersih 1 ons         (100 gram)
Cara Pengemasan:
  • Gunakan timbangan atau takaran yang memenuhi syarat kemetrologian sehingga dapat menjamin terpenuhi berat isi kemasan sesuai dengan yang tertera di label.
  • Tutup kemasan dengan menggunakan alat laminating atau alat pemanas yang dapat menjamin tidak terjadinya kebocoran pada kemasan tersebut.

5. Garam siap di pasarkan 

Harga pembelian garam kualitas putih umum pada musim kemarau :

Brebes    : 600
Rembang : 620
Harga pembelian garam pada saat musim menengah (kadang hujan dan kadang panas)
Brebes     : 850
Rembang : 760
Harga pembelian garam pada saat musim penghujan :
Brebes : 900
Rembang 870

Analisa usaha bisnis garam

Marilah kita hitung biaya karyawan pembuatan garam dengan skala home industri :
– Biaya mencuci garam     : Rp. 20/kg
– Biaya Sangrai dan giling : Rp. 20/Kg
– Biaya Oven dengan batok kelapa : Rp. 200/Kg
– Biaya Packing untuk garam dapur : Rp. 350/bal atau Rp. 175/kg. 1 bal berisi : 20 bungkus (berat 2 kilo)
– Biaya Packing untuk garam kotak/briket : Rp. 200 kemasan 1,5 Kilo dan Rp. 150 kemasan 1 kilo
– Biaya Beli Bungkus Plastik 1 Roll : Rp. 700.000 isi 2.500 bungkus plastik atau sekitar Rp. 100/bungkus
Jumlah biaya garam dapur beryodium : 20+20+200+175+100 = Rp. 515
Total biaya pembuatan garam di musim kemarau :
– Harga garam krosok : 600 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.115
Total biaya pembuatan garam di musim menengah :
– Harga garam krosok : 850 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.365
Total biaya pembuatan garam di musim penghujan :
– Harga garam krosok : 900 + Total biaya pembuatan garam dapur : 515 = Rp. 1.415
Harga Penjualan ke marketing / sales untuk 1 bal isi 20 bungkus (2 Kilo) adalah : Rp. 5.000: 2 = Rp. 2.500
Jadi keuntungan pembuatan garam beryodium tiap 1 kilo adalah : 2.500 – 1415 (harga penghujan): Rp 1.085
Setiap satu home industri dengan 5 karyawan mampu menghasilkan 1,5 Ton atau 1.500 kg garam dapur
maka kebutuhan garam untuk 1 home industri adalah 30 hari X 1.500 kg = 45.000 kg atau 45 ton perbulan.
Penghasilan bersih dari home industri garam beryodium ini perbulan adalah 45.000 X Rp. 1.085 = Rp. 48.825.000.
Nah itulah artikel lengkap tentang Cara Membuat Garam dan cara memasarkan Garam semoga artikel ini bisa menambah wawasan baru Anda.
Sumber Artikel : Berbagai Sumber di Internet


Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap Panduan Cara Membuat Garam Terlengkap Reviewed by Star Tonn on 8:16 AM Rating: 5

No comments

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis. Tidak diperkenankan untuk spaming. Terimakasih.