Gula VS Garam: Mana Yang Lebih Buruk Bagi Kesehatan?

Bloggues.com, Awam diketahui, konsumsi gula dan garam di atas jumlah wajar akan berdampak buruk bagi tubuh. Tapi dari keduanya, mana yang berdampak lebih besar bagi kesehatan?



“Semua gula, apapun namanya—gula pasir, sirup jagung tinggi fruktosa, gula merah, dan lainnya—punya efek sama pada tubuh, yaitu meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan terciptanya insulin. 
Ketika seseorang mengonsumsi gula berlebihan, produksi insulin pun meningkat sehingga menyebabkan resistensi insulin. Pada akhirnya hal ini membuat tubuh menyimpannya sebagai lemak. Seiring waktu, resistensi insulin dan kenaikan berat badan ini memicu risiko diabetes, gagal ginjal, glaukoma, stroke, dan penyakit jantung,” kata Dr. Murdoc Khaleghi, direktur medis dari WellnessFX. 
Bagaimana dengan garam? Selama ini, para pakar kesehatan meyakini kelebihan garam dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh. Hal ini akan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sehingga menimbulkan tekanan darah tinggi. Seperti diketahui, tekanan darah tinggi dapat berkembang menjadi penyakit serius lain, seperti sakit jantung dan stroke.
Kalau melihat efek negatifnya, rasanya baik gula maupun garam sama buruknya. Namun, jika dibandingkan head-to-head, Kaleigh McMordie, ahli gizi dari Texas, AS, mengatakan, gula bisa dibilang lebih buruk daripada garam. 
“Garam dalam jumlah wajar dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik, misalnya membantu otot berkontraksi. Tapi tubuh sebenarnya tidak butuh gula, apalagi dari sumber tambahan seperti dari minuman dalam kemasan. Intinya, gula dan garam sebenarnya tidak berbahaya asal dikonsumsi dalam jumlah wajar,” ujarnya. 
Konsumsi gula maksimal adalah sekitar 10% dari total asupan kalori harian, sementara garam paling banyak adalah 2300 mg atau satu sendok teh.
Yuk, beri perhatian lebih terhadap asupan gula dan garam!
Sumber :  Womentalk.com
Gula VS Garam: Mana Yang Lebih Buruk Bagi Kesehatan? Gula VS Garam: Mana Yang Lebih Buruk Bagi Kesehatan? Reviewed by Star Tonn on 10:27 AM Rating: 5

No comments

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis. Tidak diperkenankan untuk spaming. Terimakasih.