Tentara Dikerahkan untuk Menyelamatkan Kelamin yang Terjepit

BLOGGUES.COM, China - Belum lama ini seorang remaja laki-laki asal Guangxi, China mengalami hal memalukan saat sebuah cincin tersangkut di alat kelaminnya.
Kini hal serupa terjadi pada pria berusia 45 tahun asal Provinsi Guangdong. Penisnya terjepit alat terapi kesehatan yang terbuat dari magnet.

Tentara Dikerahkan untuk Menyelamatkan Kelamin yang Terjepit
10 orang tentara dan pemadam kebakaran sedang menyelamatkan korban yang alat kelaminya terjepit.


Seperti dilansir dari Southern Metropolis Daily, Jumat (7/10/2016), akibat insiden memalukan tersebut sebanyak 10 petugas pemadam kebakaran Kota Zhongshan dan tentara pun dikerahkan untuk membantu 'menyelamatkan' alat kelamin pria itu.

"Pagi itu, saya tengah belajar menggunakan alat terapi magnet di rumah. Kekuatan dua medan magnet yang besar langsung menjepit alat kelaminku," ungkap pria tersebut.
Para petugas pemadam yang tidak berhasil melepaskan magnet dari testis pria itu akhirnya memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Video proses penyelamatan pun beredar. Rekaman berdurasi 42 detik itu mempertontonkan bagaimana petugas pemadam kebakaran dan tentara kesulitan melepas magnet yang menempel di alat kelamin pria itu.

"Sebelumnya kami tidak pernah mengalami hal seperti ini. Oleh karenanya kami harus memutuskan siapa yang akan bertanggung jawab jika sesuatu yang buruk terjadi," jelas salah seorang petugas pemadam kebakaran seperti dikutip dari Shanghaiist.com.

Atas kesepakatan bersama dan setelah mendapatkan izin dari istri dan kedua orangtua korban, maka tim penyelamat memutuskan untuk menggunakan alat hidrolik untuk memotong magnet sedikit demi sedikit.

Beruntung, magnet tersebut akhirnya dapat dilepaskan. Dalam pemeriksaan akhir dokter menyatakan bahwa tak ada cedera atau masalah lainnya dengan penis pria malang itu.


Sumber : [liputan6.com]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.