Bakal Calon Perseorangan dari Betawi Ikut Ramaikan Panggung Pilkada DKI Jakarta

SENEN -- Bakal Calon Perseorangan yakni M.Rifki - Reza Maulana mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Salemba, Jakarta Pusat. Minggu (7/8).

M.Rizki dan Reza Maulana, mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta sebagai bakal calon independen, Salemba, Jakarta Pusat. Minggu (7/8/2016).


Kedatanganya dimaksudkan untuk melakukan diskusi mengenai persyaratan untuk menjadi calon perseorangan di Pilgub DKI Jakarta.

Menurut Eki Pitung (Sapaan Akrab), dirinya masih menunggu tim yang mendukung Eki melangkah di jalur perseorangan.

"Insyallah kami saat ini masih menunggu tim, mengharapkan sebuah tim yang mendukung kami, jika memang tidak sampai (persyaratan) jam 4," katanya.

Eki menjelaskan bahwa ia sudah mendapatkan suara dukungan sekitar 300.000 pendukung. Angka tersebut masih belum memenuhi persyaratan yang seharusnya mencapai 532.213 dukungan.

"Terakhir kemaren malem itu sekitar 320.000 dukunhan. Kami semua menunggu keajaiban. Kalau Tuhan memberi pertolongan, mudah-mudahan kami akan terus berjuang," ujar pria Rawa Belong itu.
Lanjutnya, jika dukungan tidak terpenuhi dari syarat ketentuan, maka pihaknya tidak akan menutup kemungkinan terbuka melakukan komunikasi dengan Cagub DKI Jakarta lainnya.

"Bukan berati kami berhenti berjuang untuk membangun kota Jakarta. Kami akan berdekatan dengan Cagub yang lain kedepanya," ungkapnya.

Awalnya Eki Pitung, mencalonkan dirinya untuk maju menjadi Cagub DKI Jakarta, karena menurutnya belum ada putra daerah yang maju sebagai pemimpin Jakarta.

"Kami membawa simbol itu, karena ini sebuah Pilkada, saya melihatnya hampir tidak punya peluang, karena calon gubernur bukan berasal dari masyarakat inti Jakarta," pungkasnya.
Ia berharap kedepannya, siapapun yang terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk memberikan perhatian kepada warga Betawi.

"Buat kami dari tim kami, ini sebagai putra daerah hanya bisa berharap beberapa calon atau partai politik. Mudah-mudahan ada sebuah perhatian kepada warga betawi. Bahwa Jakarta tidak bisa lepas dari masyarakat inti, yakni Betawi," imbuhnya. (Faizal Rapsanjani)


Sumber : [ WartakotaTribunnews]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.