Polisi Tembak Korban Salah Tangkap di Palembang, Kondisinya Kritis

PALEMBANG - Seorang pemuda bernama Anton Chandra (28), warga Jalan KH Azhari Lorong Indrawati, RT 02/01, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, diduga menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian. 

Polisi Tembak Korban Salah Tangkap di Palembang, Kondisinya Kritis


Nahas bagi Anton, dia bukan hanya menjadi korban salah tangkap, tetapi juga salah tembak. Alhasil, Anton harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Saat dilarikan ke rumah sakit, Anton dalam kondisi kritis.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa yang dialami Anton terjadi pada Rabu 20 Juli 2016, sekitar 22.00 Wib, saat aparat Polsekta SU II tengah melakukan penggerebekan di kediaman korban. 

Di rumah tersebut, polisi hendak menangkap Azhari alias Goong (42), paman korban yang juga bandar narkoba. Saat mengetahui kedatangan polisi, paman korban bersembunyi di kamar Anton. Sementara korban, langsung keluar lantaran ketakutan.

"Polisi yang datang itu banyak. Tapi empat orang yang masuk ke dalam rumah. Mereka datang mau menangkap Goong, tapi waktu itu tidak ada surat penangkapan. Anton itu kesini samo kakaknyo liburan," kata Sari (57), bibi Anton, kemarin. 

Polisi yang melihat Anton keluar rumah sambil berlari, langsung mengejarnya, karena mengira Anton merupakan target operasi yang sedang dicari polisi. Tiba-tiba, terdengar suara letusan tembakan dari arah polisi. 

"Saat itu saya mendengar suara tembakan dua kali. Ketika keluar, kami melihat Anton sudah luka di bagian telinga belakang sebelah kanan, dan langsung di larikan ke RS Muhammadiyah," terangnya.

Namun, lantaran mengalami pendarahan hebat, Anton akhirnya dilarikan ke IGD RSMH Palembang. "Waktu dibawa ke rumah sakit Anton ini pingsan. Menurut dokter, luka itu akibat peluru. Saat ini Anton masih di rumah sakit," ungkapnya.

Sumber [sindonews.com]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment