Bencana Pergerakan Tanah di Cianjur Rusak Puluhan Rumah Warga

CIANJUR – Bencana pergerakan tanah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tercatat telah merusak puluuhan rumah di di Kampung Ciherang, Desa Sukasirna, Kecamatan Campaka Mulya, Cianjur.
Bencana Pergerakan Tanah di Cianjur Rusak Puluhan Rumah Warga

Dari puluhan rumah tersebut, 24 diantaranya tercatat mengalami rusak berat dan 16 diantaranya tercatat rusak ringan. Bencana pergerakan tanah di wilayah tersebut terjadi pada 18 Juli 2016.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Asep Suparman mengatakan, pergerakan tanah masih rentan terjadi, mengingat intensitas hujan saat kemarau basah cukup tinggi.

Selain mengakibatkan rusaknya rumah warga, pergerakan tanah pun mengakibatkan jalan desa rusak parah dan mengalami keretakan dengan ukuran sekira 90-100 sentimeter.
"Jalan desa kondisinya masih tertimbun material longsor. Saat ini alat berat sudah diturunkan untuk normalisasi keadaan," katanya, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat, Senin (25./7/2016).
Asep menambahkan, ia mengimbau agar warga mengungsi ke kerabat, balai desa, dan madrasah setempat. Sebab, dikhawatirkan terjadi pergerakan tanah susulan yang mengakibatkan kerusakan tambah parah dan mengancam keselamatan.
"Tidak ada korban jiwa, tapi hasil assesment di lapangan menyebutkan semuanya harus tetap siaga," ujarnya.

Pihaknya juga masih menunggu rekomandasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk assesment selanjutnya, guna mengambil langkah relokasi warga jika diperlukan.



Sumber : [okezone.com]




Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.