CUMA BAYAR 500 RIBU BISA HALAMAN SATU GOOGLE, MAU ? >> WA 0852 1618 7222

Bank Indonesia Yakin Suku Bunga The Fed Tak Naik


Bank Indonesia (BI) memprediksi, the Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR) hingga akhir tahun mendatang. Sekalipun naik, probabilitas kenaikan hanya mencapai 35 persen.

Bank Indonesia Yakin Suku Bunga The Fed Tak Naik


"Kenaikan Fed Rate hanya 35 persen kalau memang naik di Desember. Probability-nya tetap, bahkan lebih tinggi yakni sekitar 65 persen," kata Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (25/7/2016).
Menurut Juda, salah satu alasan utama yang menyebabkan the Fed memiliki pertimbangan yang amat ketat adalah karena volatilitas nilai tukar dolar terhadap berbagai nilai tukar mata uang di dunia. Apabila FFR dinaikkan di tengah kondisi saat ini, maka dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan ekspor negara Paman Sam tersebut.
"Mengapa AS takut kalau menaikan suku bunga segera? Karena dampak apresiasi bisa menyebabkan ekspor melemah. Ketika dolar indeks menguat maka ekspor AS melemah, jadi AS is not surplus as before. Sekarang ini dampak dari kurs terhadap perekonomian mereka cukup signifikan," jelasnya.


Selain itu, keadaan ini juga disebabkan oleh harga minyak mentah yang belum stabil. Hal ini juga masih menjadi bahan utama pertimbangan the Fed.
"Harga komoditas, minyak cenderung ada kenaikan beberapa bulan terakhir tapi itu didorong gangguan di beberapa negara Kanada, Venezuela di tengah cadangan yang masih lumayan tinggi jadi ada kenaikan tetapi perkiraan kami tahun ini dan tahun depan masih rendah," ungkap Juda.
"Harga batu bara juga ada kenaikan di akhir-akhir ini, khususnya April karena produksi di Cina dan AS menurun, sehingga future price dari harga batu bara ada penurunan. Kecuali tren CPO sudah menunjukkan ada perbaikan yang cukup signifikan. Ini juga jadi bahan pertimbangan," imbuhnya.

Terakhir adalah Brexit. Keluarnya Inggris dari Uni Eropa sedikit banyaknya mempengaruhi keputusan the Fed. Sebab, Brexit sendiri diyakini akan berdampak terhadap pelemahan ekonomi global. Dengan begitu, maka akan sangat riskan bagi the Fed untuk menaikkan suku bunga acuan.

Sumber [www.economy.okezone.com]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.