CUMA BAYAR 500 RIBU BISA HALAMAN SATU GOOGLE, MAU ? >> WA 0852 1618 7222

Rumah KPR dengan konsep syariah

Hunian berkonsep syariah atau islami mulai marak dikembangkan di kota-kota penyangga DKI Jakarta seperti Depok, Bogor, dan Bekasi. Apa yang membedakan hunian islami dengan hunian konvensional?
Rumah KPR dengan konsep syariah

Hunian islami diklaim menawarkan fasilitas ekstra dalam hal menunjang ibadah ritual dan juga pembayaran yang berbasis syariah alias tanpa riba dan denda.
Hal itu terutama diterapkan dalam sisi pembiayaan dan transaksi dengan meniadakan peranan perbankan untuk fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).
Sebagian besar dari perumahan ini bahkan punya lembaga keuangan sendiri yang dikelola perusahaan.
Konsumen hanya berurusan dengan pihak pengembang serta notaris yang ditunjuk, setelah kesepakatan harga dan tenor KPR disepakati.

Contohnya, konsumen A membeli unit B seharga Rp 790 juta. Dengan konsep KPR syariah, harga tunai tersebut berubah menjadi Rp 890 juta per kelipatan lima tahun.

Perubahan harga menjadi Rp 100 juta lebih tinggi dalam lima tahun, setelah memperhitungkan tingkat inflasi dan kondisi ekonomi.

Ini artinya, jika konsumen tersebut ingin memanfaatkan fasilitas KPR syariah bertenor lima tahun, maka uang yang harus dibayarkan sejumlah Rp 890 juta.  

Sementara jika konsumen memilih tenor lebih panjang, misalnya sepuluh tahun, maka harga rumah yang harus dibayar menjadi Rp 990 juta.

Besaran harga tersebut diinformasikan dan disepakati sebelum perjanjian pengikatan jual beli atau PPJB. Setelah kesepakatan dicapai, PPJB kemudian ditandatangani di hadapan notaris yang ditunjuk pengembang.
Berikut ini lima hunian berkonsep islami:
1. Apartemen Grand Zamzam Towers
Grand Zamzam Towers merupakan apartemen besutan PT Griya Sarana Jaya dan terdiri atas 10 menara yang terbagi dalam 9 menara apartemen serta 1 menara perkantoran di atas lahan seluas 3 hektar.
Lokasinya berada di jantung kota Depok, yakni Jl Margonda Raya. Karena itu, nilai investasi yang sudah disiapkan PT Griya Sarana Jaya Property terhitung tinggi, Rp 2,25 triliun.
Berbeda dengan produk apartemen lainnya yang bertebaran di kota ini, Grand Zamzam Towers diklaim sebagai yang pertama dirancang dengan pendekatan konsep Islami.
Hal itu tidak hanya direpresentasikan dalam pengembangan masjid terbesar di Jl Margonda sebagai etalase proyek, melainkan juga nilai-nilai relijius.
Menara pertama yang dikembangkan pada Januari 2016 adalah Cordoba dengan jumlah 986 unit. Tipikal unit yang ditawarkan adalah tipe studio seluas 21,67 meter persegi dengan patokan harga Rp 393 juta.
Rencananya, pembangunan Menara Cordoba selesai pada pertengahan 2017 dan akan diserahterimakan kepada penghuni secara bertahap mulai kuartal ketiga 2017.
dokumentasi PT Griya Sarana Jaya PropertyGrand Zamzam Towers
2. Ramadhan Village Serpong
Ramadhan Village Serpong merupakan proyek perumahan yang dikembangkan oleh Developer Property Syariah dan diklaim sebagai proyek hunian murni 100 persen syariah di Serpong, Tangerang Selatan.
Berdasarkan informasi laman resminya www.ramadhanvillage.com, konsep 100 persen syariah dihadirkan lewat transaksi tanpa bank, tanpa bunga, tanpa denda, dan tanpa sita.
Developer Property Syariah hanya menyediakan 28 unit rumah saja di Ramadhan Village Serpong. Semuanya merupakan tipe 48 dengan desain rumah tiga kamar tidur, dapur, carport, dan taman.
Meski mengusung nama Serpongperumahan ini berada di Jalan Duren Baru, Cikokom, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Tiap unit di Ramadhan Village Serpong dibanderol dengan harga Rp 327 juta.
3. Pondok Nurul Fikri
perumahan Pondok Nurul Fikri sudah dibangun sejak September 2013.perumahan ini berlokasi di samping Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri, Depok, Jawa Barat.
Pengembangnya menawarkan konsep Islamic Smart Living  melalui tiga aspek, yakni Islami, ramah lingkungan, dan pendidikan.
Menempati area seluas lebih dari 3 hektar, Pondok Nurul Fikri dirancang sebanyak 114 unit rumah dan 19 unit rumah toko (ruko).
Tersedia 4 tipe rumah dua lantai yakni tipe Andalusia dengan luas bangunan (LB) 149 dan luas tanah (180), Cordova (LB 126/LT 136), Samarra (LB 106/LT 120), dan Sevilla (LB 88/LT 120).
Pondok Nurul Fikri juga menyediakan tipe rumah bangunan 1 lantai bernama Al Basrah (LB 45/LT 84).
Hingga Mei 2016, tipe Andalusia, Samarra, Sevilla, dan Al Basrah sudah terjual habis dan hanya menyisakan tipe Cordova seharga Rp 2,05 miliar serta ruko yang dijual mulai dari Rp 1,9 miliar sampai dengan Rp 1,95 miliar.
Tipe rumah Sevilla di Pondok Nurul Fikri
4. Pesona Darussalam
perumahan Pesona Darussalam berada di Bojong Gede, tepatnya di Jalan Raya Bojong Gede, Bogor, Jawa Barat. perumahan ini dikembangkan oleh PT Bumi Darussalam.
Dari keseluruhan lahan yang tersedia, rencananya akan dibangun sebanyak 144 unit rumah, kios dan minimarket. Untuk tipe bangunannya sendiri tersedia tiga tipe yaitu tipe 36, 39 dan 48.
Unit-unit di perumahan Pesona Darussalam dibanderol degan kisaran Rp 197 juta.
Desain gerbang Perumahan Pesona Darussalam
5. Kampung Islami Thoyibah
Kampung Islami Thoyibah diklaim sebagai perumahan syariah tanpa riba. perumahan ini dibangun di atas lahan seluas 9 hektar pada tahap pertama dan akan bertambah 5 hektar lagi pada tahap kedua.
Rencananya, Kampung Islami Thoyibah akan dikembangkan sampai 30 hektar. Lokasinya sendiri bersebelahan dengan Metland Cibitung, Bekasi.
perumahan dengan konsep rumah Islami tumbuh kembang ini tersedia dalam tiga tipe hunian, yakni tipe 27 dengan luas tanah 60 meter persegi, tipe 27 dengan luas tanah 84 meter persegi, dan tipe 42 dengan luas tanah 96 meter persegi.
Tipe 27 dengan luas tanah 60 meter persegi yang subsidi dijual dengan harga Rp 133 juta, sedangkan untuk komersilnya dijual seharga Rp 165 juta.
Sementara itu untuk tipe 27/84 dibanderol dengan harga Rp 200 juta dan tipe 42/96 seharga Rp 250 juta.
Proses pembangunan Kampung Islami Thoyibah

Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.