Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Perkelahian Antar Kampung di Palembang dengan Senpi

Star Tonn | 11:26 AM | 0 komentar

StarNajla | Palembang - Polresta Palembang menggelar pra rekontruksi perkelahian antara kampung dengan menggunakan senjata tajam dan senpi. Ada 16 agedan yang berlangsung ketika warga saling bentrok.



Pra rekontruksi itu digelar, Jumat (17/6/2016) di Hl Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir kawasan Gandus Palembang. Dalam kasus bentrok antara kelompok ini, pihak kepolisian menetapkan 6 tersangka yang melakukan penyerangan dengan Senpi dan senjata tajam.

"Pra rekon ini kita gelar untuk memudahkan proses penydikkan. Bentrok kedua kelompok antar kampung ini padahal hanya bermula persoalan sepela. Saling pandang lantas berkelahi dan mengajak kelompoknya," kata Kapolreta Palembang, Kombes Tommy Aria Dwiwanto kepada wartawan di lokasi pra rekon.

Dalam pra rekon ini, lanjut Tommy, ditemukan keterangan baru dari para tersangka. Di mana sebelumnya di antara mereka ada yang mengaku hanya menonton tidak ikut menikam korbannya.

"Dari pra rekon kita gelar tadi, dengan jelas bagaimana mereka datang menyerang dan menembak serta menusuk warga," kata Tommy.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Konmpol Maruly Pardede menambahkan, bahwa saat ini ada 6 tersangka yang ditangkap. Satu orang di antaranya baru tadi siang ditangkap setelah melarikan diri ke Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

"Dari keterangan para tersangka, kita masih memburu 3 pelaku lainnya yang kabur. Dari pra rekon ini tiga pelaku lainnya turut serta menikam warga dengan senjata tajam," kata Maruly.

Masih menurut Maruly, pra rekon dengan jelas bagaimana awal penyerangan ini terjadi. Penyerangan ini dari Lorong Jambu dan Lorong Terusan yang sama-sama berada di Jl Kadir. Awalnya Taufik dari Lorong Jambu berselisih paham dengan Suwandi di Lorong Terusan.

Dari sana Taufik mengajak teman-temannya untuk menyerang ke Lorong Terusan. Lantas teman-temannya, Joni, Ombang, Aan Saputra, Junadi, Ujang, Yudi. Mereka mendatangi rumah Ali Murot dan melakukan pengerusakan dan akan membakarnya.

Dalam pra rekon diketahui, dari rumah Murot mereka ke rumah Suwandi. Di sana mereka menembak Suwandi di bagian kaki. Adegan lain, mereka menyerang warga lainnya yang tak tahu persoalan yakni Guntur. Korban Guntur mereka tusuk dengan senjata tajam di punggungnya.

"Untuk Taufik yang pertama kali berselisih dengan Suwandi saat ini melarikan diri bersama dua rekannya," kata Maruly.

Dalam pra rekon ini, menjadi tontotan masyarakat setempat. Jalannya pra rekon berjalan dengan aman dan lancar. 
(cha/dra)

Source : [news.detik.com]

Category:

Bloggues.com
Adalah Blog yang berisi tentang Informasi Publik dan Berita Terbaru, Berita Politik, Berita Olahraga, Berita Islam, Berita Seleb, Info Kesehatan, Info peluang bisnis

0 komentar

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.