MAU DAPAT UANG DARI INTERNET 10 S/D 20 JT Perbulan ? Call 0812 8345 1177

Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria

Setiap wanita tentu menginginkan momen resepsi pernikahannya berjalan sempurna tanpa kekurangan sedikitpun. Namun takdir tak selalu sejalan dengan keinginan manusia. Seperti kisah menyedihkan yang dialami Gitaditya Witono.

Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria


Kisah Gita baru-baru ini menjadi sorotan hingga membuat haru netizen media sosial. Bagaimana tidak, di resepsi pernikahannya yang seharusnya berjalan sempurna sesuai rencana, Gita justru tak didampingi sosok mempelai pria.
Ya, saat resepsi digelar pada 15 Mei 2016 lalu di Puri Ardyha Garini-Halim Perdana Kusuma, Gita pun berjalan sendirian ke pelaminan. Ia juga melayani satu per satu tamu yang ingin bersalaman sendirian.
Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria
Perempuan cantik itu terus duduk sendirian di pelaminan. Bahkan hingga resepsi usai dilangsungkan, sosok mempelai pria tak kunjung terlihat. Netizen pun dibuat penasaran dan bertanya-tanya, kemana sosok suami Gita? Apakah Gita ditinggalkan oleh suaminya saat menjelang resepsi pernikahan?
Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria

Jangan dulu berprasangka buruk. Ternyata suami Gita, Antonius Wisudarmoko tengah terbaring lemah di Rumah Sakit MMC Jakarta lantaran terserang demam berdarah, tepat sehari sebelum resepsi digelar.
Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria
Karena undangan sudah tersebar dan seluruh persiapan sudah berjalan seratus persen, mau tak mau Gita harus menahan sedih dan menguatkan hati menghadiri resepsi sendirian tanpa suaminya.
Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria
Namun, setelah melewati hari sedih itu, akhirnya Gita dan suami bisa kembali bersanding dalam acara resepsi kedua yang dilangsungkan di Tulungagung pada 21 Mei 2016.
Kisah Haru Gita, Gelar Pernikahan Tanpa Mempelai Pria

(Sumber: Kapanlagi.com)
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.