CUMA BAYAR 500 RIBU BISA HALAMAN SATU GOOGLE, MAU ? >> WA 0852 1618 7222

'Italia Tak Memainkan Strategi Defensif'

Swansea - Tim nasional Italia dinilai tak memainkan strategi defensif meski memainkan tiga bek. Gli Azzurri dinilai bisa bermain agresif lewat dua pemain sayapnya.



Dalam dua pertandingan yang sudah dilakoni di ajang Piala Eropa, Italia selalu kalah dalam penguasaan bola. Saat menang atas Belgia, mereka mencatatkanball possession 44 persen. Sementara saat menaklukkan Swedia, tim 'Biru Langit' mencatatkan penguasaan bola 47 persen.

Satu gol Italia ke gawang Belgia dicatatkan dengan serangan balik cepat. Umpan panjang dari Leonardo Bonucci bisa diselesaikan oleh Emanuele Giaccherini.

Sementara itu, gol lain diciptakan lewat satu serangan capat dari sisi sayap. Gol Graziano Pelle hadir berkat umpan silang Antonio Candreva. 

Sementara gol Eder juga dicetak lewat satu serangan cepat. Bedanya, gol itu diawali dari lemparan ke dalam, Giorgio Chiellini. Simone Zaza bisa memberikan umpan dengan sundulan kepala, Eder lalu menyelesaikannya dengan sepakan terarah.

Arsitek Sweanse City, Francesco Guidolin, membela strategi yang diusung oleh Antonio Conte. Dia bilang bahwa Italia tak bermain defensif.

"Saya suka mereka karena mereka mempunyai spirit yang kuat," kata Guidolin di La Gazzetta dello Sport.

"Mereka membiarkan semuanya berjalan seiring dengan kesempatan dan yakin dengan kemampuan mereka sendiri. Saya bisa bilang bahwa para pemain begitu mendengarkan Conte."

"Banyak yang bilang bahwa strategi formasi tiga pemain belakang merupakam strategi defensif. Tapi, di bawah asuhan Conte tak seperti itu."

"Saat mereka menguasai bola, para pemain di sisi lebar lapangan juga merangsek naik dan pemain tengah berlari paling terakhir," imbuhnya.

(cas/din)


Source :[sport.detik.com]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.