CUMA BAYAR 500 RIBU BISA HALAMAN SATU GOOGLE, MAU ? >> WA 0852 1618 7222

Cara Bisnis Sambil Bekerja

Bekerja di Perusahaan Besar Sembari Jalankan Bisnis

StarNajla | - PEKERJAANNYA saat ini sudah tergolong baik dan cukup mapan. Wanita yang pernah aktif di BEM kampus ini, merupakan salah satu engineer wanita milik PT Halliburton yang berada di Duri. 

Cara Bisnis Sambil Bekerja


Karirnya di perusahaan tersebut berkembang pesat. Namun, ia tak langsung merasa berpuas diri. Di balik semua yang telah ia miliki, ia justru mewujudkan passion-nya yang sempat terhenti. Ya, ia membuka sebuah bisnis.

Kini, ia menjalankan keduanya beriringan. Antara bisnis dan pekerjaannya di perusahaan. Di awal memang banyak orang-orang di sekitar yang meragukan dan mempertanyakan keseriusannya. 

Tapi, ia menjawabnya dengan bukti dan hasil yang ia peroleh saat ini. “Mamang banyak bertanya. Saya sudah bekerja di perusahaan, sudah bergaji tetap kenapa susah payah merintis bisnis segala. 

Untuk apa lagi? Saya hanya menjawab bahwa menjadi pengusaha memang passion saya sejak dulu. Dan saya ingin keluar dari zona aman bekerja di perusahaan,” ujar wanita kelahiran Bengkulu tersebut kepada Riau Pos, Kamis (16/6).

Ia sadar betul bahwa dengan menjadi pengusaha, ia bisa membantu mengurangi angka pengangguran. Selain itu, ia juga bisa membantu para ibu hamil dan ibu baru untuk memenuhi kebutuhan busana bayi mereka. 

Ya, bisnis yang dirintis Lisa memang berkutat pada ritel dan perlengkapan bayi. Inspirasi membuka bisnis tersebut timbul saat ia menjadi ibu baru pada tahun 2011. Sebagai seorang ibu yang baru memiliki bayi, ia tentu ingin memberikan pakaian terbaik untuk sang bayi. 

Begitu pula dengan perlengkapan lainnya. Sayangnya saat itu di Kota Duri pusat ritel bayi sulit ditemukan. Sehingga ia harus belanja online dan keluar kota untuk membeli kebutuhan untuk anak pertamanya.

“Euforia ibu baru memang tinggi. Kita ingin membeli ini dan itu. Semua yang lucu dan yang baik untuk anak. Saya cukup kesulitan menemukan itu di Duri. Sehingga saya harus belanja online dengan ongkos kirim besar. 

Dari pengalaman tersebut, saya kepikiran untuk membuka bisnis ritel bayi di sini. Sejak itulah saya mulai mencari distributor dan lainnya,” lanjut Lisa.

Di awal ia memang merasa gamang. Maklumlah, ia pemula yang tak ada dasar pendidikan wirausaha. Di samping itu ia harus tetap menjalankan tugasnya sebagai engineer di perusahaan. 

Namun, langkahnya tak mundur. Ia justru semakin terpacu. Alhasil ia membuka sebuah toko ritel bayi kecil-kecilan di rumahnya. Sejak itu, ia fokus menjalankan bisnis sembari bekerja. 

Makin lama, pembeli semakin banyak. Sehingga ia harus memutuskan untuk memiliki toko sendiri. Kini, ia bahkan telah memiliki dua unit toko ritel untuk bayi. Satu berada Duri dan satunya lagi di Pekanbaru.  

Di samping itu, ia juga mengembangkan bisnisnya dengan berjualan online. “Alhamdulillah setelah dijalani, hasilnya sangat memuaskan. Bisnis bisa terus berkembang dan dikenal banyak orang. 

Kita juga bisa membantu pegawai yang butuh biaya untuk kuliah. Ada kepuasan tersendiri yang dirasakan. Terlebih saya menjalankannya juga di tengah kesibukan di perusahaan,” paparnya.

Meski disibukkan dengan mengurus bisnis yang tak sederhana urusannya, namun kewajibannya di perusahaan tak pernah tertinggal. Ia justru sempat dipercaya beberapa kali untuk mengikuti pelatihan di berbagai belahan dunia. Seperti di China, Malaysia, India dan Amerika.

Di Amerika bahkan ia sempat mengukir prestasi. Di antara 800 employee perusahaan yang mengikuti pelatihan, ia menjadi salah satu yang terbaik dan meraih penghargaan langsung dari CEO  Halliburton. 

Sebenarnya di balik prestasi tersebut, ditunjuknya Lisa untuk mengikuti pelatihan ke Amerika juga merupakan sebuah prestasi yang tak semua pegawai bisa mendapatkannya.

Ke depan ia berharap, bisnis yang dirintisnya dengan modal keberanian tersebut bisa terus berkembang. Karyawannya juga bisa semakin banyak dan kehadiran ritel yang ia miliki bisa semakin dirasakan manfaatnya bagi keluarga yang memiliki bayi.

Untuk karir sendiri tentu ia juga mengharapkan hal yang sama. Ia harus bisa terus melesat dan memegang kepercayaan yang diamatankan kepadanya. “Berbisnis ini memang mengubah mindset. Banyak hal positif yang saya dapatkan sejak menjadi pengusaha. 

Oleh sebab itu saya harap, alumni dan mahasiswa juga bisa berperan menjadi pengusaha. Kita tak harus bekerja di perusahaan. Dengan menjadi pebisnis kita menjadi bos yang bebas mengatur usaha. Kelak saya ingin jumlah alumni yang menjadi pengusaha semakin banyak,’’ tuturnya.(hen) 

Source: [riaupos.com]
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.