Bos Cantik Facebook: Sebelum Meninggal, Siapkan Ahli Waris Medsos

Star Tonn | 11:58 AM | 0 komentar

Jakarta - Manager Product Security Facebook, Melissa Luu-Van, memiliki sejumlah tips aman berinternet bagi para pengguna. Namun, salah satu tips yang ia berikan tampak cukup aneh dan terkesan mengerikan. Apa itu?

Bos Cantik Facebook: Sebelum Meninggal, Siapkan Ahli Waris Medsos


Menurut Melissa, para pengguna harus memiliki orang tepercaya untuk menjadi ahli waris akun-akun digital (termasuk email dan media sosial) sebelum meninggal. Hal ini sebagai bentuk antisipasi jika sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi. Salah satunya seperti pembajakan akun media sosial untuk tujuan kriminal.
"Hal ini super penting untuk dipertimbangkan, meski ini bukan sesuatu yang umumnya Anda pikirkan. Anda perlu menyiapkan cara bagi seseorang untuk mengurus berbagai hal jika sesuatu terjadi pada Anda," kata Melissa seperti yang dikutip dari laman Business Insider, Selasa (29/9/2015).
Ia melanjutkan, "Apakah Anda ingin orang asing dapat mengakses akun media sosial pribadi dan mengelolanya atas nama Anda? Tentu jawabannya adalah tidak. Ada banyak hal mengerikan yang mungkin terjadi karena itu."

Facebook saat ini telah memiliki fitur bernama Legacy Contact alias kontak warisan yang memungkinan orang-orang tepercaya untuk bisa mengurus akun Anda setelah meninggal.

Menurut penjelasan Melissa, awalnya kebijakan Facebook adalah membekukan akun pengguna yang sudah meninggal. Akan tetapi, semakin banyak permintaan dari pengguna yang menginginkan akun media sosial mereka tetap "hidup" meski mereka telah tiada.

Salah satu alasannya adalah, para pengguna ingin kehidupan mereka bisa terus dikenang oleh pihak kerabat dan keluarga yang ditinggalkan.
(Dhi/Isk)*

Source :[tekno.liputan6.com]

Category:

Bloggues.com
Adalah Blog yang berisi tentang Informasi Publik dan Berita Terbaru, Berita Politik, Berita Olahraga, Berita Islam, Berita Seleb, Info Kesehatan, Info peluang bisnis

0 komentar

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.