Syarat mengurus KTP Jakarta

Syarat mengurus KTP Jakarta - Mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) kini tidak lagi ribet. Anda bisa membuat atau memperpanjang KTP Elektronik atau e-KTP di Kelurahan atau Kecamatan mana saja, tanpa harus sesuai domisili. Sistem pengurusan e-KTP tanpa sesuai domisili sudah berjalan di wilayah DKI Jakarta sejak April 2015. Perkembangan sistem pelayanan KTP dari kantor kelurahan atau kecamatan di mana saja ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat untuk memiliki kartu identitas diri.

Syarat mengurus KTP Jakarta

Proses pengurusan e-KTP semakin mudah, cepat, dan gratis. Pada tahap awal, sistem pengurusan e-KTP tanpa domisili hanya berlaku di Jakarta, yakni di wilayah Jakarta Timur (Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung), Jakarta Barat (Kelurahan Krukut). Ke depan, semua wilayah di Indonesia secara bertahap akan menerapkan sistem yang sama. Untuk informasi terbaru, Anda bisa langsung mendatangi dan bertanya ke kantor kelurahan/kecamatan terdekat atau ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat. 

Berlaku Seumur Hidup

Masa berlaku e-KTP terbaru adalah seumur hidup. Format e-KTP terbaru mulai dirilis sejak 2012. Pada bagian informasi data diri tidak lagi mencantumkan masa berlaku kepemilikan KTP. Landasan hukum e-KTP tercantum dalam Undang-Undang Nomor 25/2013 tentang Administrasi Kependudukan. Meski berlaku seumur hidup, pemilik KTP wajib mengganti e-KTP miliknya jika terjadi perubahan terkait status perkawinan, alamat, serta kehilangan. 
Namun, jika Anda masih memiliki e-KTP dengan format lama yang mencantumkan tahun masa berlaku, sebaiknya tidak perlu terburu-buru mengganti dengan e-KTP baru. Gunakanlah e-KTP tersebut hingga masa berlakunya habis, sebab e-KTP format lama masih diakui dan memiliki fungsi yang sama seperti e-KTP baru. Seseorang yang pindah ke Jakarta tidak langsung menjadi penduduk, tetapi harus menjadi Calon Penduduk, dikenakan retribusi sebesar Rp. 5000,00.
Pelaporan Calon Penduduk tersebut dilaksanakan selambat-lambatnya 14 hari kerja sejak tanggal surat keterangan pindah, dan jika melebihi batas waktu tersebut, selain dikenakan retribusi juga dikenakan denda sebesar Rp. 10.000,00.
Syarat menjadi calon penduduk :
1. Surat Keterangan Pindah dari daerah asal ditandatangani oleh Camat;
2. Akta kelahiran;
3. SKCK dari daerah asal;
4. Surat Nikah / Akta Perkawinan;
5. Surat Keterangan Jaminan Bertempat Tinggal di DKI Jakarta, diperoleh di Kelurahan;
6. FC KTP/KK penjamin;
7. Surat Bukti Kewarganegaraan RI;
8. Pasport bagi WNI yang baru datang dari luar negeri;
9. Dokumen imigrasi, Izin Kerja Tenaga Asing, bagi WNA

Setelah 6 bulan menjadi calon penduduk baru dapat mengajukan KTP.
Syarat pembuatan KTP :
1 Surat Pengantar dari RT / RW ;
2 Kartu Keluarga ;
3 Akta Kelahiran ;
4 Pas foto ukuran 2×3 sebanyak 3 lembar ;
5 Surat keterangan Pelaporan Pendatang Baru 6 Surat Keterangan Calon Penduduk.
Syarat mengurus KTP Jakarta Syarat mengurus KTP Jakarta Reviewed by Star Tonn on Monday, May 02, 2016 Rating: 5

No comments

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis. Tidak diperkenankan untuk spaming. Terimakasih.