MAU DAPAT UANG DARI INTERNET 10 S/D 20 JT Perbulan ? Call 0812 8345 1177

Pakai Baju Renang Muslimah, Aisha Terkena Diskualifikasi

Diskriminasi terhadap pemakaian jilbab atau pakaian muslimah masih terjadi di negeri dengan 87% mayoritas Muslim. Kasus terakhir menimpa Aisha di Malang saat kejuaran Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP.
Pakai Baju Renang Muslimah, Aisha Terkena Diskualifikasi

Berikut penuturan Sang Ayah kepada redaksi sangpencerah.com :
“Terima kasih sebelumnya Pak, kalo boleh saya akan ceritakan sedikit kronologinya. Saya tujukan untuk menyemangati Putri saya. Waktu itu tanggal 25 Mei saya sekeluarga datang ketempat kejuaraan untuk support Putri saya karena memang ini kejuaraan resmi pertamanya. Putri saya berangkat lebih dulu tgl 23 Mei bersama rombongan dari kontingen Kab.Lamongan. Tanggal 24 waktu tinjauan kolam renang itu anak saya sudah mengabarkan kelihatannya pakai baju renang muslimah tidak diperbolehkan tapi menurut pendamping atlit disuruh maju terus aja perkara kalau nanti didiskualifikasi pas perlombaan pikir belakangan.
Ketika sebelum tampil, tanpa sepengetahuan putri saya, pendamping atlit sudah mengabarkan ke saya kalau sebenarnya Putri saya sudah didiskualifikasi. Alasan yg saya dengar pakai baju renang tidak sesuai yg disyaratkan yaitu kaki dan tangan harus kelihatan. Dalam ketidaktahuan saya tentang aturan dalam perlombaan renang, awalnya saya sempat tidak nyaman dengan aturan tersebut dan minta pendamping atlit untuk membatalkan saja keikutsertaan Putri saya. Tapi mengingat semangat dan ini kejuaraan pertama Putri saya serta arahan pendamping atlit untuk tetap terus maju meski didiskualifikasi akhirnya saya tetap mempertimbangkan untuk terus, hitung-hitung sebagai pengalaman dan uji limit waktu Putri saya. Setelah selesaikan perlombaan gaya dada 50 m, Putri saya menghampiri saya dan bilang bapak aku kena diskualifikasi.
Saya tanya kenapa kok didiskualifikasi, katanya waktu registrasi mau tampil salah satu panitianya bilang kok pakai baju renang seperti ini (baju renang muslimah) kalau masih pakai baju renang seperti ini akan didiskualifikasi. Putri saya menjawab gak papa didiskualifikasi karen ini keyakinan saya dan ini agama saya. Hingga Putri saya dengan cueknya tetep melanjutkan perlombaan bahkan sampai perlombaan berikutnya di gaya bebas 50 m. Terlepas dari diskualifikasi itu, sebenarnya saya sangat bangga pada Putri saya karena kukuh mempertahankan keyakinannya. Saya coba semangati Putri saya denga ucapan kamu sudah berikan yg terbaik, juara di dunia hanya sementara tapi juara di akherat adalah kekal selamanya. Dan meski harus diakui ada sedikit kekecewaan dalam diri Putri saya, tapi Putri saya masih tetap bisa melangkah dengan senyum manisnya. Terima kasih atas perhatian Bapak dan kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi Putri saya dan juga saya”

source : sangpencerah.com
Share on Google Plus

About Star Tonn

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.