Gara-Gara sibuk SMS pengantin wanita ini dicerai dimalam pertama

Star Tonn | 6:32 AM | 0 komentar

Gara-Gara sibuk SMS pengantin wanita ini dicerai dimalam pertama - Malam pertama menjadi saat-saat yang paling ditunggu pasangan pengantin baru. Tapi tidak bagi pengantin asal Arab Saudi ini. Sang suami justru ingin menceraikan istrinya. Lho kenapa ya?

Gara-Gara sibuk SMS pengantin wanita ini dicerai dimalam pertama
Kalau malam pertama nggak usah pencet-pencet tombol ponsel, kan lebih enak dipencet-pencet (foto: Getty Images)
Seperti dilaporkan Gulf News yang mengutip Saudi Al Watan, beberapa jam setelah melangsungkan pernikahan di Jeddah, pasangan yang tak disebutkan namanya ini pergi ke sebuah hotel untuk berbulan madu. Sang suami berharap bisa melalui malam pertama dengan penuh cinta dan kehangatan.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya, si istri justru sibuk menjawab SMS dari teman-temannya ketimbang melakukan hubungan intim dengan suaminya. Padahal, hasrat suaminya sudah begitu memuncak. Sang suami sudah meminta agar istrinya berhenti menjawab SMS namun tidak dihiraukan. Ketika ditanya apakah teman-temannya lebih penting daripada dirinya, si istri menjawab “ya.”.

Mendapat jawaban seperti itu, sang suami naik pitam. Pertengkaran pun tak terelakkan. Setelah itu dia memilih meninggalkan hotel sambil mengatakan kepada istri barunya itu untuk menceraikannya.

Setelah kejadian itu, pasangan ini pergi ke pengadilan agama. Seorang hakim menyarankan agar mereka pergi ke komite rekonsiliasi. Tapi si suami yang kadung kesal dengan kelakuan istrinya menolak dan bersikeras untuk menceraikannya.

Malam pertama yang mestinya “sibuk” dengan urusan ranjang jadi kacau gara-gara pencet-pencet tombol ponsel. Nah buat kamu yang mau malam pertama, jauhkan ponsel dari kamar ya.  
Sumber : https://www.brilio.net

Category:

Bloggues.com
Adalah Blog yang berisi tentang Informasi Publik dan Berita Terbaru, Berita Politik, Berita Olahraga, Berita Islam, Berita Seleb, Info Kesehatan, Info peluang bisnis

0 komentar

Silahkan berkomentar dengan bahasa yang sopan dan juga relevan dengan tema artikel yang ditulis.